Ardy terlihat termenung mendengar apa yang dikatakan oleh Jihan beberapa menit lalu. Pria itu tidak menyahut dan tidak berkomentar sama sekali. Ardy masih mereguk kopinya sedikit demi sedikit. "Apa kamu tahu sesuatu?" Tanya Jihan seraya berbalik dan menatap wajah pria di belakang punggungnya tersebut. Dia melihat Ardy hanya menggeleng cepat. Pria itu terlihat enggan berkomentar tentang kasus yang sudah ditutup mendadak tersebut. "Kamu tahu aku sudah banyak masalah, dan kasus ini pihak pusat yang mengambil alih lalu kemudian ditutup. Tentu ada hal yang tidak boleh kita ketahui." Ujarnya lalu bergegas pergi meninggalkan Jihan kembali menuju ke dalam ruangan kerjanya. Ardy diam-diam menghubungi rekannya yang berada di kantor pusat. Pria itu juga ingin tahu apa alasan kantor pusat menutu

