"Ger, lepas!" Jihan berusaha berontak dan kabur tapi kekuatannya tidak sebanding dengan kekuatan Gerald. Gerald tetap menahan kedua tangannya, ciuman pria itu turun pada leher Jihan. Kedua kaki Jihan tertahan di bawah kaki Gerald, tidak ada yang bisa dilakukan olehnya lagi selain mengikuti permainannya. Pria itu mengikat kedua tangan Jihan menggunakan dasinya, kemudian beralih memagut kedua gundukan mulus pada dadanya. Jihan menggeliat menatap Gerald begitu buas menyesap kedua buah dadanya. Seringkali pria itu menghadirkan gigitan kecil hingga Jihan memekik dan menjejakkan kakinya di atas sprei. "Ger, kamu membuatku tidak mengerti, ouuhh.. emhh..ahhhkhh!" Jihan memekik tatkala Gerald menekan jemarinya masuk perlahan pada belahan sensitif Jihan. Pria itu mengocoknya dengan pelan, perlahan

