21. Demit Tua

1935 Kata

"Moon, sini, deh!" panggil Juro dari meja makan. Luna menyahut tanpa menoleh, "bentar, J!" Juro menoleh untuk melihat Luna. "Kamu lagi ngapain, sih?" "Lagi bikin wafel buat Cia. Bentar, ya!" Luna tetap melanjutkan kesibukannya. Setelah sepuluh menit, pekerjaannya selesai. Ia berjalan ke arah meja makan sambil membawa setumpuk wafel di atas piring. Luna melingkarkan tangannya di pundak Juro. "Ada apa, sih?" "Liat, deh!" Juro menyodorkan ponselnya ke arah Luna. Kening Luna langsung berkerut melihat halaman yang Juro buka. "Idih, ngapain kamu liatin gosip, J?" "Sst! Baca dulu, sini. Jangan komen dulu, Moon." Juro menarik Luna agar duduk di pangkuannya. "Kamu tuh jadi laki-laki gak mutu banget sih, J! Pagi-pagi malah liatin gosip," sembur Mayang yang tahu-tahu sudah ikut berkumpul di me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN