16. Topeng Sempurna

1869 Kata

"Dominique!" Sena mengetuk kaca mobil Domi sedikit lebih kencang lagi. Sudah hampir lima menit ia mengetuk kaca mobil Domi, tapi gadis itu belum juga bangun. Tapi ketukan terakhir yang cukup kencang ini sepertinya berhasil membangunkan gadis itu. Perlahan gadis itu mengangkat kepalanya dari atas kemudi, menoleh ke arah kaca mobilnya sambil mengerjap bingung. Ketika menyadari Sena yang berdiri di sana, Domi buru-buru mengucek matanya, merapikan rambutnya yang tidak berantakan, lalu langsung membuka pintu dan turun. "Akhirnya pulang juga," ujar Domi masih mengantuk. Ia menunduk untuk menyembunyikan kuapnya. "Kamu sudah lama di sini?" tanya Sena datar. "Lumayan. Udah bisa bawa gue mimpi honeymoon ke Spain, Rome, France, eh tapi pas mau pindah ke Holland, tau-tau kita dirampok di tengah ja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN