"LUNA ..., MANA KORSET GUE?" teriak Domi panik. Ia tidak peduli meski sahabatnya itu tengah khusyuk dengan kertas hafalan di tangannya. Domi tidak peduli jika Luna sedang setengah mati berusaha menghafal janji pernikahan yang nanti akan diucapkannya. "Nggak tau." Hanya balasan singkat nan ketus itu yang Luna berikan. "JILL LO LIAT NGGAK?" Domi kembali berteriak. Domi tidak peduli meski konsentrasi Mia sang MUA yang tengah merias wajah Luna jadi buyar karena suaranya. Domi juga tidak peduli jika kepangan di kepala Jill mencong akibat asisten Mia yang tengah menata rambut gadis itu melonjak kaget mendengar teriakannya. "Coba liat di paper bag yang putih, ada di atas meja wastafel," balas Jill tenang. Domi langsung mengikuti arahan Jill. Biasanya gadis itu tidak pernah salah, dan lagipu

