BAB SERATUS DELAPAN

1518 Kata

Keesokan harinya, baik Sora maupun Rei sama-sama menunggu. Sora menunggu Rei untuk menghubunginya sementara Rei menunggu balasan dari pertanyaannya. Tidak ada yang bergerak lebih awal, sebab tidak ingin melangkah sebelum diberi tanda lampu hijau dari masing-masing. Tanpa mereka ketahui, lampu hijau yang mereka nantikan telah tertiup angin. Sepanjang hari keduanya sama-sama memilih untuk diam di rumah, menunggu. Seharian ini Sora tidak membiarkan ponselnya jauh-jauh darinya dan terus menghabiskan waktu di lantai bawah, berjaga-jaga jika Rei datang berkunjung untuk main bersamanya. Begitu juga dengan Rei. Di dalam kamarnya ia menunggu dengan gelisah. Perhatiannya tidak lepas dari ponsel maupun jendela kamar Sora. Ia terus bertanya-tanya mengapa Sora tidak memberinya balasan sama sekali. Be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN