“Jingga nanti ikut aku ketemu klien dari Hotel Mulya.” Kata Reino, tegas. Jingga melirik jam tangannya, “Udah jam empat gini pak. Hotel Mulya kan di daerah macet banget, mana ini hari Jum’at pula. Bapak sendiri aja deh.” Jingga menolak, dia ingin cepat tidur karena minggu ini sungguh melelahkan. “Emangnya ada masalah apa sama hari Jum’at? Katanya kan malah Jum’at barokah kok malah menggerutu gitu? Kita emang mau ke hotel, tapi untuk menjemput rizki, bukan mau ena-ena kok.” Reino mulai tidak sabar. Tapi kalau kamu mau, mungkin bisa dipertimbangkan sih… Tiba-tiba saja Reino lihat di pikirannya, sosok makhluk berwarna putih terang menendang sosok makhluk berpakaian merah berjubah hitam merah dan membawa trisula. Dia sampai mengerjapkan mata karenanya. “Bapak kenapa baru bilang?” “Lah in

