Jingga meringis saat di rumah sakit dan melihat bocah kecil usia dua tahun lebih yang dipasang alat penunjang hidup. Dia sudah selesai laparoskopi dan sudah beristirahat semalam di rumah sakit. Reino sudah bercerita panjang lebar tentang Lyonna dan putri keduanya yang harus dilakukan katerisasi jantung di rumah sakit yang sama. Terlepas ada hubungan apa antara Reino dan Lyonna, Jingga merasa iba pada bocah kecil itu. Tubuhnya kurus dengan nafas tersengal, tapi dia masih bisa tertawa dan ceria. Seperti tidak tahu apa perasaan orang dewasa yang ada di sekitarnya, merasa sedih melihat kondisinya. “Dia saja kuat loh nduk, tidak menangis. Sepertinya tahu agar orang-orang dewasa di sekitarnya tidak perlu bersedih untuknya. Kamu yang lebih dewasa harus kuat yaa. Ikuti apa kata dokter apa ya

