59. Menurunkan ego

1099 Kata

Farhan dan Ria terlelap sambil berpelukan. Mereka seolah nyaman dengan posisi mereka saat ini. Farel yang sayup-sayup mulai terbangun, langsung berteriak histeris. Dia merasa sudah membuka matanya, tapi kenapa tetap gelap. Rasa aneh juga ada di telinga Farel. Farel merogoh telinganya, membuang sesuatu yang menyumpal telinganya. Tangan Farel memegang matanya, sesuatu seperti kain juga terasa menutup matanya yang dilingkarkan di kepalanya. Dengan kesal Farel melepasnya. Farel mengerjapkan matanya untuk memulihkan penglihatannya. Seketika emosi Farel membuncah saat melihat mama dan papanya tidur saling berpelukan di atas ranjang yang besar, sedangkan dia diacuhkan seorang diri di sofa ini. Farel yakin seratus persen kalau ini tingkah papanya yang mengasingkannya.  Farel meloncat turun dari s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN