52. Kemarahan Solimah

1083 Kata

Ria menatap kepergian orang tuanya dengan rasa sesak di dadanya. Pada akhirnya, orang tua Ria tau segalanya dengan cara menyakitkan. Persis saat Ria membeberkan kenyataan pada Farel dengan cara lebih menyakitkan. Ria terduduk di lantai, saat emosi memasuki dirinya, semua akal sehat Ria kalah. Semua ucapan dan tindakannya tak lagi terkontrol. Air mata Ria tumpah ruah, perempuan itu menangis tersedu-sedu mengingat segala ucapannya yang melukai hati anaknya. Ria makin kencang menangis, Farhan dan Farel yang masih di depan pintu rumah Ria pun saling berpandangan. Farel menatap pintu itu dengan pikiran yang sulit dijabarkan. Di pikiran bocah itu banyak hal yang semrawut tentang ucapan mamanya. Beberapa kali dia mendengar kalimat dia bukan anak mama Ria, saat nenek dan tante berbokong lebar yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN