Chapter 42

1461 Kata

“Kemarilah,” pinta Devan sembari menepuk sisi sampingnya ketika melihat Rebecca menghampirinya seusai mencuci piring. Pria itu tengah berbaring di sofa seraya menonton tayangan televisi. Tanpa membuang waktu, Rebecca ikut berbaring di samping Devan. Bersandar di dadaa pria itu. Mencari tempat ternyaman. Mencari kehangatan. “Kamu lelah?” bisik Devan tepat di telinga wanita itu. “Tidak,” jawab Rebecca sembari menggeleng. “Ingin kupijat?” tawar Devan. Sontak Rebecca menengadah menatap pria itu. “Memang kamu bisa memijat?” “Kamu meragukanku?” tukas Devan. “Begini-begini, aku juga pandai dalam hal itu.” “Benarkah? Kalau begitu, aku ingin merasakan kemampuan yang kamu banggakan itu,” tantang Rebecca. “Baik,” ucap Devan pria itu pun langsung mengubah posisinya menjadi duduk dan membiarkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN