Navaya melempar tubuhnya ke atas tempat tidur dalam posisi telentang. Membiarkan wajahnya terbenam di atas bantal yang membuat tawanya teredam. Kedua kakinya lantas menendang-nendang tempat tidur. Tak lupa dengan kedua tangannya yang ikut memukul-mukul sisi bantalnya untuk melampiaskan rasa bahagia yang terus meluap dalam dirinya. Rasa panas menguar dari tubuhnya hingga membuat wajah wanita itu tampak memerah. Sebenarnya tidak ada yang spesial dari hari ini. Navaya hanya terlalu senang bisa pergi berdua dengan Azka. Walaupun hanya ke pasar, itu pun berdesak-desakan. Namun, yang membuat ia bahagia adalah cara pria itu memperlakukannya. Mulai dari sikap manja Azka yang memegang ujung bajunya karena takut hilang. Mengikuti langkahnya ke mana pun ia pergi. Terlebih ketika tangan pria itu y

