Chapter 82

1281 Kata

Azka mendengus jengah seraya membalikkan ponselnya di atas meja. Kesal dengan Chessy yang terus mengirim pesan bertubi-tubi padanya hanya untuk meminta bertemu. Bukan hanya itu, Chessy juga menambahkan kalimat menjijikkan dan penyedap rasa di setiap pesan teks-nya. Hingga membuat Azka semakin muak dengan wanita itu. Bagaimana tidak? Ini sudah nomor baru yang ke tujuh Chessy gunakan untuk menelepon dan mengirim pesan padanya. Pasalnya, ke enam nomor sebelumnya telah Azka blokir dengan penuh kesabaran. Tapi kali ini, pria itu telah mulai jengah dan lelah menghadapi wanita itu. Alhasil, ia memutuskan untuk mengabaikan pesan yang wanita itu kirim. Namun, sepertinya mengabaikan saja tidak cukup lantaran ponsel Azka yang terus berdering dan bergetar sampai mengganggu konsentrasi pria itu. De

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN