Hening. Satu kata yang menggambarkan suasana di ruang kerja Azka saat ini. Sejak tiba 1 jam yang lalu, yang pria itu lakukan hanya termenung di kursinya tanpa melakukan apa-apa. Dan satu-satunya hal yang ada di benaknya saat ini adalah Navaya. Sejak hari itu, sejak hari di mana wanita itu mendengar percakapannya dengan Milan dan Zico, ia tak bisa menyingkirkan wanita itu dari kepalanya. Entah mengapa, Azka merasa gelisah dengan hal itu. Jika saja Navaya tidak bersikap seperti itu, mungkin saja semuanya akan jauh lebih mudah baginya. Masalah itu bahkan sampai mempengaruhi pekerjaannya. Seperti hari ini, ia tak bisa fokus bekerja hanya untuk memikirkan wanita itu. Bukan hanya pekerjaan, tapi juga terhadap Rebecca. Sejak memikirkan Navaya, ia jadi jarang menemui Rebecca dan terus memberik

