Navaya keluar dari kamar seusai mandi untuk kedua kalinya hari ini setelah menangis sesenggukan cukup lama. Begitu kembali ke kamarnya tadi, Navaya tak bisa menahan rasa sakit di dadaanya dan hanya bisa meluapkan rasa sakit itu ke dalam air mata. Akhirnya, Navaya bisa memahami perasaan orang-orang yang menangis atas nama cinta. Ternyata disakiti oleh orang yang kita cintai lebih sakit dari yang bisa orang lain bayangkan. Dan tidak ada seorang pun yang bisa menahan rasa sakit itu ketika waktunya telah tiba. Setelah merasa lebih baik, Navaya pun memutuskan untuk turun ke bawah dan melakukan sebuah kegiatan yang bisa membuatnya melupakan Azka meski hanya sejenak. Namun, langkah Navaya terhenti tepat sebelum kakinya menginjak anak tangga. Sekarang, bahkan hanya menuruni anak tangga pun rasa

