Chapter 48

1303 Kata

“Apa yang terjadi?” tanya Azka dingin. Dalam hitungan detik, suasana yang tadinya gaduh menjadi hening. Suara teriakan yang tadinya menggema menjadi senyap. Para karyawan yang tadinya berkumpul langsung melarikan diri entah ke mana ketika melihat kehadiran sang bos yang bagaikan singa. “Pak Azka,” sapa beberapa petugas keamanan. “Sejak tadi, Ibu ini terus memaksa untuk masuk dan bertemu dengan Anda. Padahal kami sudah melarang dan memberikan alasan yang jelas. Tapi, Ibu ini tidak peduli dan tetap memaksa,” lapor salah satu di antara dua yang menahan Chessy sebelumnya. “Azka,” panggil Chessy manja seraya menghampiri pria itu. Tatapan memelas ia tujukan pada Azka yang bahkan tidak meliriknya. “Biarkan saja,” ucap Azka kemudian langsung beranjak masuk bersama Abel. Chessy pun tak menyi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN