#BAB 47

1066 Kata

"Shen ... Kau membawaku kesini?" tanya Yasmin, kagum pada keindahan peti mati milik Shen Amun Ra, tempat yang Yasmin kira sempit malah sebaliknya sangat luas dan panjang. Terbuat dari perak dan dalamnya terdapat bantal dan juga sesuatu yang menyerupai kasur tapi sangat indah dan pas di peti mati milik Shen Amun Ra. Ruangan tempat peti mati milik Shen juga sangat indah, dikelilingi lilin-lilin hias cantik dan juga mengeluarkan bau sangat harum. Yang bikin Yasmin heran, juga ada makanan dan minuman enak di ruangan Shen Amun Ra. "Shen, kau butuh makan?! Bukankah hidup abadi?! Apa hidup abadi masih perlu makan?" "Aku tidak butuh makan tapi kau butuh, Manusia cantik. Meski hidup abadi, aku harus bersikap seperti manusia biasa, bukan?! Kalau tidak makan dan minum, semua manusia di dunia ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN