#BAB 48

1075 Kata

"Kenapa kau membiarkannya tidur di kamar kita, Rehema?!" protes Yaman, keberatan dengan perintah Rehema. Wanita tercintanya selalu saja bisa membuatnya berbuat di luar nalar. "Bukankah kau tahu dia adalah Reinkarnasi Selir Zetha?!" marah Yaman, takut Fir'aun generasi ke-18 kenapa-kenapa. "Seperti yang sudah aku katakan, Yaman. Takdir tidak bisa dirubah. Siapa kita?! Apa lebih hebat dari yang Maha Kuasa?! Semua takdir manusia! Hanya Yang Maha Kuasa yang bisa merubahnya! Untuk Fir'aun kita kali ini! Dia ..." Rehema tak sanggup meneruskan kata-katanya. Terlalu takut kehilangan Raja Fir'aunnya. "Kenapa, Rehema?! Katakan!!" paksa Yaman, tidak sabar. "Suamiku, bisakah tidak bahas masalah itu?! Tugas kita hanya lindungi Yang Mulia saja! Jika kenapa-kenapa, kita maju mengorbankan nyawa demi keh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN