66. Mendapatkan Kania

1209 Kata

Setelah memandikan Noah dan memasangkan baju anak itu, Aidan berjalan menuju dapur mengambil es batu dan membalut es tersebut ke sebuah kain. Setelah beres, ia kembali berjalan menuju kamar. "Lima belas menit, di kompres dulu ya," kata Aidan. Tangan kanannya yang memegang kain berisi es itu pun langsung menempelkan benda itu ke pipi kiri Noah. Sejenak Noah tampak merasa kedinginan dan dahinya mengerut dalam merasakan sensasi es tersebut dingin di pipinya. Tapi tak lama kemudian wajah anak itu berangsur membaik dan ringisan kecil tadi pun sudah hilang. "Gimana? Masih sakit?" tanya Aidan. Lima belas menit sudah berlalu, dengan setia Aidan menempelkan kain berisi es tersebut ke pipi putranya. Noah menggeleng pelan. "Nggak terlalu sakit lagi, Pa." Aidan mengembangkan senyumnya lalu melepa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN