49. Hadiah Untuk Alaina

1160 Kata

“Ma, kita mau ke rumah Aina dulu. Jemput dia,” izin Noah. Lima menit yang lalu mereka baru tiba di rumah, dan Noah mengajak Keanu dulu untuk minum karena ia sendiri haus, setelah itu baru pamit pada Liana. “Iya, hati-hati, ya.” Noah mengangguk mengerti. Anak itu menarik tangan Keanu dan berjalan keluar dari mansion. “Rumah kamu besar, aku jadi capek. Belum lagi jalan ke rumah Aina,” keluh Keanu yang berjalan santai di sebelah Noah. Noah hanya tertawa, awalnya ia juga merasa begitu, tapi lama-kelamaan ia sudah terbiasa. “Namanya juga orang kaya.” “Ahahaha,” lanjut Noah sambil tertawa terpingkal-pingkal. “Kemarin, Om Darian cerita. Ada loh kasus anak sombong besoknya diculik setan,” ungkap Keanu menakut-nakuti. Noah tidak terpengaruh sama sekali. “Halah bohong.” Tidak terasa langkah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN