Aidan, Liana dan juga Noah telah selesai mencocokkan baju mereka, rencana selanjutnya adalah menuju hotelnya, melihat persiapan di ballroom hotel tersebut. “Nanti sore aku akan berkunjung bersama Diego, siapkan camilan oke?” kata Aqila sembari mengedipkan sebelah matanya. “Aman. Noah salim dulu tangan Aunty Qila-nya,” suruh Liana. Noah mengikuti apa yang disuruh Liana. “Terima kasih bajunya, Aunty.” Aqila mengangguk dan mengusap puncak kepala Noah dengan gemas. “Sampai jumpa nanti, boy!” Mereka pun berjalan keluar dari butik. Di tangan kanannya, Noah sudah memegang sebuah paper bag yang berisi baju untuk Alaina. Ketika melihat baju itu tadi, ia langsung terbayang dengan anak perempuan itu, makanya ia langsung meminta pada Papanya untuk membelikan baju itu. “Itu bajunya untuk siapa si

