Arkan bergerak cepat untuk menemukan di mana keberadaan puterinya. Dia segera mengabari kedua orang tua serta seluruh keluarganya untuk membantu mencari kemana Arin di bawa penculik itu. Sampai saat ini Arkan belum menerima kabar ataupun telepon dari seseorang yang telah menculik anaknya. Dan mengetahui apa sebenarnya motif dari penculikan anaknya itu. Arkan menatap ke atas tangga di mana kamarnya berada. Bagaimana histerisnya Renata jika nanti dia mengetahui semua ini? Arkan menyugar rambutnya kasar, mengapa ujian tak hentinya menghampiri keluarga kecil mereka? "Ar, gimana kejadiannya kok bisa Arin sampai di bawa orang?" Dirga sang Kakak yang notabene tinggal di jarak paling dekat dengan rumah Arkan segera datang menemui adiknya. "Tadi kita habis mengadakan acara tujuhbulan kehamilan

