Part 29

1185 Kata

Wilujeng Aku sedang menyiram tanaman, saat motor Kaivan memasuki pekarangan rumah dan aku pun tersenyum menyambut kedatangannya. Pacarku datang. Kai melepas helm full face-nya lalu tersenyum padaku. Dengan gerakan cepat dia turun dari motor besarnya lantas menghampiriku. "Sore, calon istri," sapanya dengan senyum merekah. Dia mengacak rambutku. "Rajin banget sih." Aku hanya tersenyum sebagai jawaban. "Baru beres?" Kai mengangguk, "iya nih, capek banget." "Masuk yuk, ngobrol di dalem," ajakku yang diangguki olehnya. "Ibu ada?" Kami berjalan bersisian memasuki rumah. "Lagi pengajian." Kami sudah berada di ruang tamu. Kai lantas mengajakku duduk di sofa. "Mau minum apa?" tanyaku padanya, sementara jemari Kaivan memainkan rambutku. "Yang dingin boleh. Panas banget tadi di jalan soal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN