67. Penolakan

1100 Kata

Alranita dan kedua putranya tinggal di Semarang selama satu minggu. Selain karena menghormati kakak tirinya yang masih dalam masa berkabung setelah mama kandungnya meninggal, Alranita dan kedua putranya pun tinggal demi Tirta Aryadwipa yang ingin cucu-cucunya mengenal tempat mereka sebenarnya berasal. Masa berkabung berjalan sebagaimana mestinya namun di sisi lain ada sebuah kehangatan keluarga yang sudah lama tidak terasa di dalam rumah kediaman Tirta Arya Dwipa akhirnya muncul dan melingkupi seisi rumah itu. "Setelah ini aku akan bicara sama Papa kamu. Aku akan kembali ke Jakarta besok. Kamu bisa tetap disini dan aku yang akan mengurus pekerjaan kamu." "Tapi, Mas ... Ibu Heryanti pasti ... " "Kamu tidak perlu memikirkan Ibu Her. Aku sudah menjelaskan semuanya pada Ibu Heryanti. Papa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN