"Apa yang kamu lakukan disini? Bukannya aku sudah bilang aku ada urusan? Kenapa kamu malah mengganggu pekerjaan ku?" Tubuh Meisya gemetar ketakutan melihat Kaisar tengah marah kepadanya. "Siapa dia Kaisar? Dia mengganggu rapat kita!" "Bukan siapa siapa!" Tubuh Meisya mematung, jawaban Kaisar membuatnya sakit hati. Tapi dia tak bisa melawan Kaisar apalagi ini adalah kelalaiannya yang curiga dengan Kaisar. Aku nggak mungkin salah lihat, tadi itu Aura tengah berciuman dengan Kaisar. Tapi kenapa dia tiba tiba tidak ada? Apa aku salah lihat? Tapi nggak mungkin. batin Meisya. Meisya bergelut dengan pikirannya sendiri saat ini. Kaisar memberi kode pada anak buahnya untuk membawa Meisya pergi dari sana. Dia tak ingin melihat Meisya lagi. "Usir dia!" Mata Meisya melotot saat mendengar

