Rasya mengompres luka pada wajah Yudha. Dia tidak tahu apakah dia kembali kepada Irwan karena cintanya pada Yudha atau sekedar karena iba melihat pria itu dipukuli. Yang dia rasakan jika sampai Yudha memiliki wanita lain lagi Rasya sudah ikhlas dan tidak merasa sakit hati. Rasya terpaku dalam lamunan, tangannya terhenti. Melihat wajah Yudha di depan matanya, tidak ada rasa rindu ingin bertemu dengannya kembali seperti dulu. Tidak ada lagi yang tersisa semenjak pria itu memutuskan pergi darinya dan memilih tinggal di sisi Agni bertahun-tahun lalu. "Aku baru sadar kalau ini bukan lagi cinta..tapi rasa iba." Ucap Rasya dalam hatinya. Tanpa sadar air matanya bergulir jatuh pada kedua pipinya. Jatuh meluncur begitu saja. "Sya?" Yudha menggenggam tangannya untuk menyadarkan Rasya dari dalam

