Part 45 Luka Rafa

1610 Kata

Safitri kembali ke rumah sakit, setibanya di sana hari sudah sore. Wanita itu merasa cemas dan ragu antara masuk ke dalam atau tetap berdiri di luar kamar Ayana. Rafa juga berada di dalam kamar Ayana. Pria itu berjaga di sana sejak Safitri pergi pagi ini. “Ibu mana ya? Sudah jam segini kok belum kembali ke rumah sakit?” Gumam Rafa Hanafi. “Mas itu kerjaannya ngomel-ngomel terus! Bikin aku nggak bisa tidur. Mas pulang saja sana daripada berisik terus!” Bentak Ayana pada Rafa. “Jaga istri saja nggak becus!” Safitri bisa mendengar teriakan Ayana dari luar kamar, Safitri segera masuk ke dalam. “Rafa, kamu pulang saja. Biar ibu yang jaga Yana.” Ucapnya sambil mengukir senyum. Rafa sebenarnya ingin berbicara terkait permintaannya pada dokter hari ini pada Safitri, dan dia pikir ini adalah m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN