Rabu (23.10), 28 September 2022 ------------------------ Ternyata bapak tukang becak tak sekedar membual untuk mendapatkan penumpang saat mengatakan jarak mereka lumayan jauh dari pangkalan angkot menuju rute yang disebutkan Khairul. Jaraknya memang lumayan jauh dan harus melewati beberapa belokan. Jika mereka memaksa berjalan kaki dengan kondisi Khairul yang tak ingat persis tujuannya, maka sudah bisa ditebak bukannya sampai ke tujuan, mereka malah semakin tersesat. Setelah membayar bapak tukang becak lalu pindah ke angkot yang disarankan si bapak, Khairul memilih duduk di kursi depan samping sopir yang masih kosong dan tentu saja disetujui Emilya dengan girang. Jelas dirinya takkan menolak kesempatan untuk bisa bebas menikmati pemandangan dari kaca depan mobil. Tak lama kemudian, si