Pulau Madura

1329 Kata

Rabu (02.44), 28 September 2022 ------------------------- Saat akhirnya mereka tiba di terminal kabupaten tujuan, matahari ternyata baru nampak mengintipkan cahayanya dari ufuk timur. Beruntung ada kamar mandi serta musholla kecil di terminal tersebut sehingga keduanya bisa segera membersihkan diri lalu menunaikan sholat subuh. Setelahnya mereka tetap istirahat di sana sambil menikmati roti. “Mau sarapan apa?” tiba-tiba Khairul bertanya seraya menggigit roti isi cokelat di tangannya. “Lah, ini bukannya sarapan?” Emilya tertawa pelan. “Ini cuma camilan. Kalau bukan nasi, aku gak ngerasa kenyang.” Sekitar pukul delapan lewat, akhirnya mereka bersiap menuju Pengadilan Agama. Keduanya berdiri di tepi jalan menunggu angkutan umum. Tak membutuhkan waktu lama, karena di jam kerja seperti in

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN