“Apa mungkin ... ada orang yang menyuruhmu untuk melakukan ini?” tanya Victoria penuh waspada. Sontak tawa Fiona meledak mendengar penuturan Victoria. Ia tak menyangka kalau Victoria akan berpikir seperti itu tentangnya. “Maaf, aku tidak bisa mengendalikan tawaku,” gumam Fiona disela tawanya. Ia lalu mencubit pipi Victoria gemas hingga membuat Victoria terkejut. “Ya, ampun. Kenapa kau sangat imut begini?” ujarnya yang membuat Victoria mengerutkan kening bingung. Bukankah ini tindakan yang cukup berlebihan untuk orang yang baru berkenalan beberapa saat yang lalu? Setelah puas tertawa, Fiona berkata, “Baiklah, sepertinya aku memang harus menjelaskannya. Victoria, aku minta maaf jika kau sampai berpikir begitu padaku. Ini salahku yang tiba-tiba menghubungimu dan menawarkan hal yang sedang