29. Kejujuran yang Belum Terungkap

1533 Kata

“Kecelakaan?” ulangnya dengan suara yang lirih. Mendadak suasana hening, dia bahkan merasa bumi berputar dengan begitu hebat, kepalanya mulai sakit. Sakit yang tak mampu tertahan olehnya. “Maaf Pak,” lanjut suara itu dengan nada formal namun berat, “ini kecelakaan beruntun. Tidak ada yang selamat termasuk pengendara lain yang terlibat. Kami menunggu bapak di rumah sakit Keluarga, mohon bapak yang tabah.” Telepon terputus, seolah memutus juga dunia Eldiro yang seakan runtuh. Pria itu mematung, tangannya gemetar hebat, wajahnya pucat pasi. Napasnya tersengal menatap Elsheva yang begitu khawatir, suara Elsheva bahkan tak mampu didengar olehnya. “Kak! Ada apa?” tanyanya mengguncang bahu Eldiro. Pria itu terjatuh berlutut di lantai, tangisnya pecah. Kemudian dia melihat putranya yang sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN