30. Takdir yang Menemukan Pemiliknya

1561 Kata

Satu tahun kemudian. Avelline kembali menatap kue ulang tahun dua tingkat yang terletak rapi di atas meja stainless dapurnya. Kue itu tampak sempurna. Lapisan fondant merah dengan hiasan mobil-mobil kecil ala tokoh kartun cars menghias setiap sisinya. Angka dua berwarna hitam dan emas diletakkan di sisinya. Lengkap dengan tulisan happy birthday Aldrich yagn dibuat sangat rapi. Avelline menghela napas pelan. “Anak yang beruntung,” gumamnya lirih. Entah mengapa setiap kali melihat kue ulang tahun anak orang lain, dadanya selalu terasa sesak. Bukan karena iri, namun karena kenangan yang tak pernah benar-benar pergi. Dia teringat ulang tahun Elvara dan Elnara yang ke dua tahun. Di mana seharusnya Eldiro berdiri di sampingnya, meniup lilin bersama, tertawa melihat tingkah si kembar yang bere

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN