29. Made for Each Other

2067 Kata

"Bukan tanpa sebab dan alasan kita dipertemukan. Bukan karena penghalang dan godaan kita dipisahkan. Tapi lebih kepada hati yang masih belum menentu arah dan tujuan." ----- "Kai ... mau sampai kapan kau memeluk dan menciumku seperti ini?" protes Annastasia. Pagi ini, setelah terjaga dan membuka mata, bukannya langsung bangkit, Kiano malah semakin mendekap tubuh sang istri. Memeluk bahkan menciumi pipi Anne dengan begitu gemas dan tanpa henti. "Aku masih ingin memelukmu," sahutnya. "Pokoknya aku tidak ingin melepasmu. Kau harus terus berada di sisiku." Anne mendesah pelan. Entah kenapa, pria di sebelahnya malah bersikap begitu manja pagi ini. Benar-benar berbeda dengan keseharian Kiano yang biasanya terlihat garang dan menakutkan. "Aku harus mandi, Kai. Sekarang bahkan sudah jam tuju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN