HD | Berharap Lebih

1078 Kata

Segelas kopi hitam yang masih mengepul tersaji di depan Adam yang tengah sibuk dengan pekerjaannya. Di sampingnya seorang gadis ikut duduk membantunya. "Diminum dulu, Om kopinya. Mumpung masih panas." kata Ayana tanpa mengalihkan perhatiannya pada lembaran kertas yang dia pegang. Adam berdehem samar dan menarik cangkir berisi cairan hitam itu mendekat ke bibirnya. Arom kopi yang khas membuat Adam memejamkan matanya. Slurpp Suara seruputan Adam terdengar nyaring, membuat konsentrasi Ayana buyar. Apa senikmat itu kopi hitam dengan sedikit gula? Bukankah rasanya akan pahit? "Ada apa?" tanya Adam tanpa mengalihkan perhatiannya pada kopi yang tengah dia nikmati. Ternyata pria itu menyadari tatapan Ayana yang tertuju padanya. Ayana menggeleng, walau Adam tidak melihat ke arahnya. Gadis itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN