“Kamu mau tunangan? Selamat, ya!” Ella memeluk Alya erat, ikut senang akan kabar baik itu. Setelah hampir dua tahun berpacaran dengan Adrian, akhirnya Alya akan melepas masa lajang. Ella adalah saksi perjalanan kisah cinta Adrian dan Alya, bagaimana Alya yang sedingin es di kutub utara akhirnya luluh dengan perjuangan Adrian. “Makasih.” Alya melepas pelukan dan tersenyum, kemudian menatap wanita berambut panjang di sebelahnya–Ilona. “Makasih ya, Lon. Berkat kamu aku jadi ketemu Adrian,” ucapnya tulus. Ella dan Alya lebih dulu bersahabat dekat, kemudian ketika mereka hampir lulus kuliah, Ilona bergabung dengan mereka. Meski begitu, Ella tidak begitu dekat dengan Ilona. Namun ia tetap menyukai saat-saat seperti ini, saat mereka bisa menghabiskan waktu bertiga untuk sekedar mendengar life