Mata Velove melotot ke arah Kailan. Venus yang melihat itu hanya cekikikan. Karena sejak datang ke Bali dikit dikit Velove akan merajuk jika keinginannya tak terpenuhi. "Kan kakak kesini di suruh Daddy, kalau kakak nggak mau tinggal di tolak. Kalau gitu sini balikin duit Daddy!" Velove sudah mengulurkan tangannya pada Kailan. Altares yang melihat itu memalingkan wajahnya sambil menahan tawa. Begitu juga dengan Venus, sedangkan Kailan menatap Velove sambil melongo. Kailan lalu mendengus kesal ke arah Velove. Bisa bisanya dia meminta uang Daddy-nya yang sudah di berikan kepadanya. "Uangnya udah habis, lagian itu punya ku. Kenapa malah kamu yang minta dari ku. Minta sana sama Daddy mu." "Ok!" Kailan melongo melihat itu, dan benar saja Velove langsung menelfon Mahen untuk meminta sej

