BLAS • 22 [A]

2010 Kata

"Sepertinya Varo dengerin semua pembicaraan kita," ujar Leo yang kini sibuk membolak-balik file dokumen dengan tulisan kanji di hadapannya. Walaupun begitu, ia masih bisa meladeni telepon dari Alex yang kini menghela napas dengan kasar. Leo memang sibuk, pekerjaannya cukup banyak hari ini. Laporan-laporan dari sekertarisnya, belum dari divisi lain, semuanya tertuju pada Leo karena Cia masih di Indonesia. Wanita itu sibuk berargumentasi melawan isi pikiran putra semata wayang mereka. "Dari jarak sejauh ini. Lo masih bisa rasain perasaan orang ya, Yo?" Leo mendengus. "Anak gue di sana. Mau bagaimanapun juga gue tetep harus ngawasin dia, walau nggak secara langsung, setidaknya gue tahu perkembangan baik apa saja yang terjadi sama lingkungannya." "Bukannya lo harusnya bisa santai aja, toh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN