Gaia membukakan pintu mobil untuk Irina dan juga Rayen yang duduk di kursi penumpang belakan mobil, ia kemudian memutari mobil untuk memasuki kursi kemudi mobil.Gaia menghidupkan mobilnya dan keluar dari parkiran gedung memecah kemacetan kota Jakarta yang memang masih terlalu macet di jam makan siang seperti sekarang. Keahlian Gaia dalam mengendarai mobil memang sudah tidak perlu untuk diragukan lagi, itu sebabnya Rayen mempercayakan mobil mewah kesayangannya pada Gaia selain Bimo. Beberapa kali, Gaia melirik kaca spion yang mobil dan memperhatikan salah satu mobil yang ia curigai. Selain keahliannya dalam berkendara, insting-nya juga sangat bagus dalam memperhatikan sesuatu, termasuk mobil yang kini berada dibelakang mobil mereka. Sebenarnya Gaia sudah mempunyai perasaan tidak enak seme