Segalanya terlihat normal, biasa, tiada kesan istimewa dan perlahan letupan gairah yang menggebu mulai memudar. Meskipun tidak sepenuhnya padam, Vania dan Daniel masih menjalankan perannya sebagai suami istri seperti biasa. Hanya saja kesibukan baru Vania mulai menyita waktu yang cukup berarti, lima hari dalam satu minggu fokus Vania sepenuhnya tersita untuk kegiatan kuliah. Tak jarang ia pun pulang malam, walau tidak selarut Daniel. Tak terasa dua pekan sudah Vania berstatus sebagai mahasiswi, dibebani tugas-tugas kuliah yang menumpuk dan berat padahal kegiatan belajar mengajar baru berjalan. Untung saja ada Brian yang selalu pasang badan membantunya meskipun tanpa diminta. Awalnya Vania risih dan merasa tidak membutuhkan bantuan itu, ia ingin melatih kemampuannya untuk menyelesaikan sen

