Clara bangun dengan penuh semangat. Ia meyakini, kalau suatu hari dimulai dengan semangat dan keyakinan akan banyak hal menyenangkan yang akan terjadi, maka akan terjadilah seperti itu. Ibunya tidak datang, mungkin ada kesibukan lain. Lagipula, tidak harus setiap hari ibunya itu harus datang. Toh, Clara juga terbiasa sendiri. Dan ia pun tak ingin terlalu merepotkan ibunya itu. Karin lebih membutuhkan ibunya dibandingkan dirinya. Sebuah telepon masuk dari San, membuat gadis itu semakin bersemangat. "Halo," ucap Clara santai, sambil berjalan menuju ke dapur dan mencari apa ada makanan yang bisa dibuat dengan cepat. "Sarapan di mana, Clif? Apa kita sarapan di luar?" "Emmh, kamu mau seperti itu? Aku sedang mencari bahan makanan. Mungkin ada makanan yang mudah dimasak dan bahannya tidak r

