63

1878 Kata

POV Ilana "Ila! Ila, tunggu!" Aku menoleh ke belakang, Bang Rivan rupanya. Ia membuka pintu mobil, dengan tergesa berjalan ke arahku tanpa menoleh kiri-kanan sampai dikelaksoni beberapa kendaraan di belakangnya. Agaknya dia sudah sangat ingin bicara denganku. Aku yang baru saja mengantar Umi hendak berangkat ke toko memilih menghentikan langkah. "Lama gak berjumpa ya, Bang? Hampir tiga bulan kalau gak salah." Aku tersenyum kecil setibanya dia di hadapanku, masih terengah karena berjalan cepat barusan. Lelaki yang masih menjadi suamiku ini memakai kemeja biru langit agak lusuh. Penampilannya terlihat tak terawat. "Itu karena kamu terus menghindari Abang, La! Tiap Abang ingin bicara denganmu kamu selalu menghindar dan mengancam akan bilang pada bapak jika kita sedang proses cerai!" Bang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN