“Kamu kelihatan enggak sehat, Da,” ucap Dokter Yasa saat aku datang ke ruangannya untuk minta tanda tangan. Sebentar lagi aku pulang, tetapi aku perlu tanda tangannya untuk keperluan laporan akhir. Secara resmi, internshipku selesai hari ini. Namun, jelas tidak mungkin aku pergi begitu saja. Besok akan ada acara perpisahan bersama teman dokter dan yang lainnya. Ini tidak bisa ditunda karena ada dokter yang sudah harus segera pindah ke puskesmas. Tidak sepertiku yang akan ada jeda. Tak terasa, enam bulan berlalu begitu cepat. Rasanya baru kemarin aku pembekalan, kini setengah jalan sudah terlewati dengan baik. Tinggal setengah jalan lagi, aku harus menuntaskannya dengan baik pula. “Masa, sih, Mas? Aku ngerasa baik-baik aja, lho.” Aku tersenyum, berusaha menunjukkan kalau aku memang baik-