Dinda memeluk Kevin lalu mendaratkan kecupan di bibir sang suami. Ia juga hendak mandi karena merasa gerah. "Ya, aku mandi dulu, Sayangku." Kevin mengangguk. Ia menelentangkan dirinya lalu menatap Dinda yang sedang mengambil baju ganti di depan lemari. Setelah memastikan Dinda masuk ke kamar mandi, ia segera mengambil ponselnya. Ia menyalakan dayanya sembari menarik selimut. "Apa yang ingin dikatakan Yuna?" Kevin bertanya-tanya dengan gelisah. Ia lalu menatap ponselnya. Ia menyesal tidak bisa mendengar suara Yuna. Dan kini, ia sedikit bernapas lega karena ada beberapa pesan dari Yuna. Yuna: Apa aku ganggu kamu, Vin? Yuna: Aku cuma mau bilang, aku udah jauh lebih baik. Yuna: Semua berkat kamu, Vin. Yuna: Makasih. Yuna: Ini hari Minggu, apa kamu bakal ke sini? Aku kangen kamu. Yuna: