114

1196 Kata

"Anda tidak apa-apa, dokter Fatih?" tanya rekan satu kerjanya yang berdiri di ambang pintu. Sontak suara itu mengagetkan dokter Fatih yang sedang membuka kotak obat dan berusaha meraih botol obat yang selama ini di konsumsinya. "Anda mengagetkan saya, dokter Andrew?" ucap Fatih pelan sambil menutup kembali kotak obatnya dengan tenang. Wajahnya yang sempat kaget dan terlihat serius pun mulai mereda agar terlihat wajar dan tenang. "Anda sakit, dokter?" tanya dokter Andrew penasaran. Tidak biasanya Fatih terlihat gugup. "Masuklah. Ada apa?" tanya Fatih pelan mengalihkan pembicaraannya dan meletakkan kotak obat tadi ke dalam laci meja kerjanya. "Ini masalah Rany. Pasien kita," ucap Andrew pelan. "Bukankah kita hanya menunggu saja?" tanya Fatih penasaran. Hal ini tadi sudah di bahas, da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN