Rany hanya terdiam dalam pelukan hangat Fatih. Pelukan yang penuh kasih sayang dan membuat Rany pun semakin nyaman lalu sulit melepaskan. Belum pernah ia merasakan pelukan yang tulus dan ikhlas seperti ini. Rany hanyut dalam belenggu selimut cinta yang di pupuk oleh Fatih selama beberapa hari ini mengenal Rany. "Kamu tak menjawab?" tanya Fatih lembut yang masih mengusap pelan punggung Rany. Rany masih terdiam tidak ada pergerakan dan tidak ada respon. Fatih mulai merasakan keanehan dan mengendurkan pelukan itu membuat Rany pun terbangun dan menatap sendu wajah Fatih. "Hei ... Aku bertanya kenapa tidak kamu jawab?" tanya Fatih pelan dengan nada lembut. Rany hanya memberikan senyum manis dan paling manis yang baru di lihat oleh Fatih. Senyum yang membuat dunia Fatih pun semakin luluh

