156

1044 Kata

Umi Ayu menatap kalung liontin berbandul love itu tanpa berkedip. Sesekali nampak menelan salivanya dengan dalam. "Da-dari mana kamu dapatkan itu, Adam? Umi mencari kalung itu sejak beberapa hari yang lalu," ucap Umi Ayu pelan. Umi Ayu langsung mengambil kalung liontin itu dari tangan Adam. Adam membiarkan kalung liontin itu di ambil oleh Umi Ayu. Terlihat binar bahagia di wajah Umi Ayu. Sorot matanya pun menjadi sedikit berbeda, tadinya terlihat suram kini terbalaskan dengan cahaya bahagia. "Adam menemukannya di suatu tempat," ucap Adam singkat. Adam melihat waktu pada jam yang melingkar di pergelangan tangannya di sebelah kiri. Waktu hampir akan menunjukkan tepat jam sembilan pagi. "Terima kasih sudah mengemablikannya. MAu masuk dulu? Nafisa aa di dalam?" ucap Umi Ayu pelan. "Umi ..

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN