164

1077 Kata

Saat Adam mulai mengancam dan berpura - pura beringsut turun ke bawah, Dini tetap diam tak bergeming. Dini nampak berpikir dua kali lipat, antara masih juga ingin di makan oleh Adam tapi tubuhnya sudah lelah karena permainan tadi malam yang tak bisa di hentikan begitu saja. "Ya udah Papah turun ya?" ucap Adam lirih dengan nada kecewa. Adam sendiri juga tidak mau memaksa untuk hal ini. Kalau memang Dini lelah atau tidak ingin ya sudah, mau bagaimana dari pada kepaksa yang ujung - ujungnya malah gak enak. Tangan Dini dengan sigap menarik lengan Adam agar lelaki itu tidak turun dari atas tubuhnya. Dini ingat dengan nasihat kyai kemarin, bahwa memberikan apa yang di inginkan suami itu pahalanya besar, selain itu mengantisipasi suami itu untuk jajan ke tempat lain atau berselingkuh karena t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN