165

1117 Kata

"Siang By? Ada yang bisa Adam bantu?" tanya Adam denegan sopan saat Aby Dian tidak biasanya menelepon Adam. Terdengar suara sopan dari sambungan telepon itu. "Argh ... Kenapa sedang berada di panggilan lain sih!!" teriak Zya dengan kesal. Beberapa kali ponselnya terus di pencet nama Adam untuk menyambungkan dan berbicara pada si empunya yang memiliki nomor itu. Aby Dian berjalan ke belakang rumah. Ingin banyak bertanya kepada Adam, sang calon mantu perihal hubungannya dengan Zya. Aby Dian hanya merasakan ada sesuatu yang aneh. "Kamu dimana Nak Adam? Bisa kita bertemu sebelum acara ijab kabul besok berlangsung?" tanya Aby Dian dengan sedikit memaksa dan mendesak. Adam sedikit terhenyak tidak biasanya Aby Dian mengajaknya bertemu untuk sesuatu hal yang tidak penting. Pasti ad sesuatu ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN