171

1638 Kata

Hari semakin menggelap. Senja telah berganti malam. Matahari terbenam dan di gantikan bulan yang muncul perlahan dan pasti di temani para bintang yang menghiasi langit hingga terlindah sangat cantik. Aby Dian sudah berjalan di depan pintu masuk berulang kali. Zya tak kunjung datang sejak berpamitan tadi pagi, padahal besok pagi adalah hari pernikahannya seharusnya Zya itu berisitirahat agar besok pagi tidak kelelahan dan dalam kondisi sehat dan fit. Di sana ada Adam, Ibu Mita dan Umi Ayu. Ketiganya hanya saling berpandangan dan saling terbungkam tidak ada yang berani angkat bicara walau satu patah kata pun. Untuk berdehem saja tidak berani. Rumah Zya sedang ramai. Di kamar tidurnya ada bberapa perias yang sedang mendekor untuk kamar pengantin. Di depan pun ada beberapa orang yang memasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN