177

1059 Kata

"Zya ... Aku akan datang ke acara pernikahanmu. Kamu tahu, aku adalah orang yang paling tidak sukaacara ini berlangsung. Kamu pilih mana? Aku gagalkan acara pernikahanmu ini atau kamu tetap menemui aku setiap hari seperti biasa di tempat biasa?" tanya VIan dengan suara tegas. Kedua mata Zya mengedar di sekeliling kamar pengantin itu. mungkin jika saat ini wajahnya tanpa make up akan terlihat pucat pasi. Ibu Mita masih berdiri di ambang pintu dan menatap Zya dengan lekat. Seolah memang sedang ingin mengetahui dengan siapa Zya berbicara di telepon. Zya langsung mematikan sambungan telepon itu dengan paksa tanpa menjawab pertanyaan Vian. Lalu, meletakkan ponselnya kembali ke meja rias. "Siapa Zy? Kok sepertinya kamu jadi lebih gugup?" tanya Ibu Mita menyelidik. Jantuing Zya langsung terp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN